Move to USA it can become easy or ridiculously complicated depends on the situation and the case. Everybody has different experience, and this is my experience!
I moved to USA on July 2017, before i moved, i visited USA 1 time on 2015 and at the time i have to apply for a tourist visa, and it wasn’t easy for me. My visa got denied TWICE!!! but i got it in the third times after crying 2 times
i will tell you the detail in my next article ok ![]()
I will go to the point, this is what you need and what to expect to move to America (in my case, i moved because i got married with American Citizen
) :
- Valid visa or another valid permission to stay (otherwise they will deport you)

- Do not bring to much stuff (most of the stuff available in US too)
- Wear a very comfy outfit (with my case, i flew 30 hours door to door from my home country Indonesia)
- Be patience and ready to answer all the questions from immigration staff (sometimes they yelling at you when they asking questions)

- Be ready for random check (the custom and border staff will go through all of your stuff and asking you questions as well)
- Be honest and detail when you answer all the questions from immigration and custom & border staff
- Be ready if your suitcase got broken by the custom & border staff
- Be ready for possibility doing re-check in for all your suitcases
Ok, that list above are the most important things that you need and to expect when you arrived in USA (in the airport). When i arrived in USA to moved on July 2017, i moved by myself, i brought 6 big suitcases with weight 32 kg(64 pounds) each suitcase, so ya it’s a heavy suitcases
i got extra charge for overweight and bringing extra suitcases. At the time i flew with ANA & United and i got charge for $20(±Rp. 260.000) for being overweight each suitcase and $200(±Rp. 2.600.000) each for extra suitcase, yup it’s pretty expensive but i have to do that because i didn’t know what to expect at time, oh and i also brought 2 big carry on bags + 2 personal item bags ![]()
At the time, my ticket have 2 connecting flight(transit) first in Narita, Japan, and the second in Chicago, Illinois. My flight was amazing until i arrived in Chicago airport, again at the time i didn’t know what to expect arriving in the airport as a foreigner moving to US with tourist visa, yup this is another different part of the story moving to US. I have to wait about 1 hour and half or so to get into the entrance immigration, and when i got into immigration counter, the immigration staff that in the counter was a little bit unfriendly, she’s asking me the reason why i wanna get into USA and i answer i wanna move to US because i am about to marry my friend that American citizen in several months. I answer as “friend” because Indonesian never used “boyfriend” or “fiance” as a formal relationship they only used “friend” or “husband” so i don’t want my data or documents saying 2 different information and also the timing when we will get married was more than 90 days from the date that i arrived in US, so that is another reason why i didn’t get a fiance visa to get in to the US, also i need more additional data and documents that i have to complete before i get married, just for information, i got married in Indonesia.
Then the immigration lady in the counter yelling at me “DO NOT LIE TO ME!!!!! OR YOU WILL STAY IN THE INTERROGATION ROOM FOR MORE THAN 5 HOURS AND GET DEPORTED!!!!!” and everybody looking at me, to be honest i am very embarrassed
but with my patience and smile i answer the lady politely that i will get married very soon but more than 90 days so i cannot apply for fiance visa and i also need detail additional data and documents from my friend that i will marry with and i explain to her that Indonesia never used “boyfriend” or “fiance” as formal relationship and i don’t want my data says 2 different relationship, while i explain that to the lady, i gave her my husband(now) personal data, and she’s looking at it, checking it(i guess) and sent me to the custom & border staff.
Yes, i got into random check, because the immigration lady wanna make sure that i brought all the married paperwork and make sure i am not lying. Then i have to get all of my heavy suitcases and bring it to the custom & border staff to get check, actually 1 of them following me when i take all of my suitcases but did not help me at all even though he saw me struggling
Then they start opening all of my suitcases, checking it, asking me a lot of questions, they even ask about my credit card, bank account, cash, and ask me to explain all the documents that i brought with me. After they pulling out my stuff and make a mess and believe me that i will get married legally, they just leave me alone with all the messy stuff everywhere and say “good luck” and go. I mean, i understand they were busy and having a lot of “important” work to do, but could they pleaseee at least give me a duct tape ? because they broke one of my suitcase zipper and i cannot closed it properly and i still have 1 last connecting flight ![]()
Finally i arrived in my destination airport and meet my beloved man
and from that experience even though it wasn’t good experience i just think that immigration and custom & border people try to doing the best job to protect their country from all the bad possibility, but i think their doing some unnecessary action like yelling and broke people stuff without any responsibility even just a “sorry”. But that’s just what i think though, because i don’t know what’s their regulation to do their job. And about the yell, i am just gonna assume she yelling at me to make me telling her the truth and scare me if i lie. So if you don’t wanna have bad experience, just telling the truth and don’t lie and you’ll be safe
See you in next part…. Moving to America ? Here’s what you need and what to expect (part 2)
Tell me what you think in the comments below!
And don’t forget to share on your favorite social media
Thank you for reading! If you have any questions, please leave them in the comments column.
Indonesian Language / Bahasa Indonesia
Pindah ke Amerika Serikat bisa jadi mudah atau sangat rumit tergantung pada situasi dan kasusnya. Setiap orang memiliki pengalaman berbeda, dan ini pengalaman saya!
Saya pindah ke USA pada Juli 2017, sebelum saya pindah, saya mengunjungi USA 1 kali pada 2015 dan pada saat itu saya harus mengajukan permohonan visa turis, dan itu tidak mudah bagi saya. Visa saya ditolak DUA KALI !!! tetapi saya mendapatkannya di kali ketiga setelah menangis 2 kali
saya akan memberitahu anda detailnya di artikel berikutnya ok ![]()
Saya akan langsung ke pokok permasalahan, inilah yang anda butuhkan dan apa yang harus di ekspektasi untuk pindah ke Amerika (dalam kasus saya, saya pindah karena saya menikah dengan Warga Negara Amerika
):
- Visa yang valid atau izin tinggal yang sah lainnya (jika tidak mereka akan mendeportasi anda)

- Jangan membawa banyak barang (sebagian besar barang juga tersedia di AS)
- Mengenakan pakaian yang sangat nyaman (dengan kasus saya, saya terbang 30 jam dari pintu ke pintu dari negara asal saya di Indonesia)
- Bersabarlah dan siap untuk menjawab semua pertanyaan dari staf imigrasi (kadang-kadang mereka membentak anda ketika mereka mengajukan pertanyaan)

- Bersiaplah untuk pemeriksaan acak atau random cek (staf bea cukai akan memeriksa semua barang anda dan juga mengajukan pertanyaan kepada anda)
- Jujur dan detil ketika anda menjawab semua pertanyaan dari staf imigrasi dan bea cukai
- Bersiaplah jika koper anda rusak karena pemeriksaan dari staf bea cukai
- Bersiaplah untuk kemungkinan melakukan cek in bagasi ulang untuk semua koper anda
Oke, daftar di atas adalah hal terpenting yang anda butuhkan dan ekspektasikan ketika anda datang di AS (di bandara). Ketika saya tiba di AS untuk pindah pada Juli 2017, saya pindah sendiri, saya membawa 6 koper besar dengan berat 32 kg setiap kopernya, jadi ya ini koper yang berat
saya mendapat biaya tambahan untuk kelebihan berat dan membawa koper tambahan. Saat itu saya terbang dengan ANA & United dan saya dikenakan biaya ± Rp. 260.000 karena kelebihan berat pada masing-masing koper dan ± Rp. 2.600.000 masing-masing untuk koper ekstra, yup itu cukup mahal tetapi itu harus saya lakukan karena saya tidak tahu apa yang harus saya ekspektasikan pada waktu itu, oh dan saya juga membawa 2 tas bawaan besar ke kabin + 2 tas barang pribadi ![]()
Pada saat itu, tiket saya memiliki 2 penerbangan penghubung (transit) pertama di Narita, Jepang, dan yang kedua di Chicago, Illinois. Penerbangan saya sangat mengagumkan sampai saya tiba di bandara Chicago, sekali lagi pada saat itu saya tidak tahu apa yang harus saya ekspektasikan pada saat tiba di bandara sebagai orang asing yang pindah ke AS dengan visa turis, ya ini bagian lain dari cerita pindah ke AS. Saya harus menunggu sekitar 1 setengah jam untuk datang ke loket imigrasi masuk, dan ketika saya datang ke loket imigrasi, staf imigrasi yang di loket itu agak kurang ramah, dia bertanya kepada saya alasan mengapa saya ingin masuk ke AS dan saya menjawab saya ingin pindah ke AS karena saya akan menikahi teman saya yang berkewarganegaraan Amerika dalam beberapa bulan. Saya menjawab sebagai “teman” karena Indonesia tidak pernah menggunakan “pacar” atau “tunangan” sebagai hubungan formal, mereka hanya menggunakan “teman” atau “suami” jadi saya tidak ingin data atau dokumen saya mengatakan 2 informasi yang berbeda dan juga tenggang waktu pernikahan kami lebih dari 90 hari dari tanggal saya tiba di AS, jadi itu alasan lain mengapa saya tidak mengajukan permohonan visa tunangan untuk masuk ke AS, juga saya memerlukan lebih banyak data dan dokumen tambahan yang harus saya lengkapi sebelum saya menikah, hanya untuk informasi, saya menikah di Indonesia.
Kemudian petugas imigrasi di loket itu berteriak kepada saya, “JANGAN BERBOHONG KEPADA SAYA!!!!! ATAU KAMU AKAN BERADA DI RUANG INTERROGASI SELAMA LEBIH DARI 5 JAM DAN DIDEPORTASI!!!!!” dan semua orang melihat ke arah saya, jujur saya sangat malu
tetapi dengan kesabaran dan senyum saya menjawab wanita itu dengan sangat sopan bahwa saya akan segera menikah tetapi lebih dari 90 hari jadi saya tidak dapat mengajukan permohonan visa tunangan dan saya juga membutuhkan detil data tambahan dan dokumen dari teman saya yang akan saya nikahi dan saya jelaskan kepadanya bahwa Indonesia tidak pernah menggunakan “pacar” atau “tunangan” sebagai hubungan formal dan saya tidak ingin data saya mengatakan 2 hubungan yang berbeda, sementara saya menjelaskannya kepada wanita itu, saya memberinya data pribadi suami saya(sekarang), dan dia melihatnya, memeriksanya(saya pikir) dan mengirim saya ke staf bea cukai.
Ya, saya mendapat pemeriksaan acak(random cek), karena petugas imigrasi ingin memastikan bahwa saya membawa semua dokumen pernikahan saya dan memastikan saya tidak berbohong. Jadi saya harus mengambil semua koper saya yang berat dan membawanya ke staf bea cukai untuk diperiksa, sebenarnya 1 dari mereka mengikuti saya ketika saya mengambil semua koper saya tetapi dia tidak membantu saya sama sekali meskipun dia melihat saya kerepotan
Kemudian mereka mulai membuka semua koper saya, mengeceknya, menanyakan banyak pertanyaan, mereka bahkan bertanya tentang kartu kredit saya, rekening bank, uang tunai, dan meminta saya untuk menjelaskan semua dokumen yang saya bawa. Setelah mereka mengeluarkan barang-barang saya dan membuat kekacauan dan percaya bahwa saya benar-benar akan menikah secara resmi, mereka hanya meninggalkan saya sendiri begitu saja dengan semua barang yang berantakan di mana-mana dan mengatakan “semoga sukses” dan pergi. Maksud saya, saya mengerti mereka sibuk dan memiliki banyak pekerjaan “penting” yang harus dilakukan, tetapi bisakah mereka setidaknya memberi saya selotip? karena mereka merusak salah satu ritsleting koper saya dan saya tidak bisa menutupnya dengan benar dan saya masih memiliki 1 penerbangan penghubung terakhir ![]()
Akhirnya saya tiba di bandara tujuan saya dan bertemu dengan pria yang saya cintai
dan dari pengalaman itu meskipun itu bukan pengalaman yang baik, saya hanya berpikir bahwa petugas imigrasi dan bea cukai mencoba melakukan pekerjaan yang terbaik untuk melindungi negara mereka dari semua kemungkinan buruk, tetapi saya pikir mereka melakukan beberapa tindakan yang tidak perlu seperti membentak dan menghancurkan barang orang tanpa tanggung jawab sedikitpun bahkan tidak ada kata “maaf”. Tapi itu hanya pikirkan saya semata, karena saya tidak tahu bagaimana peraturan mereka untuk melakukan pekerjaan mereka. Dan tentang bentakan itu, saya hanya akan berasumsi dia membentak saya untuk membuat saya mengatakan yang sejujurnya dan menakuti saya jika saya berbohong. Jadi, jika anda tidak ingin memiliki pengalaman buruk, berkatalah yang sejujurnya dan jangan berbohong dan anda akan aman ![]()
Sampai jumpa di bagian selanjutnya…. Pindah ke Amerika? Inilah yang anda butuhkan dan apa yang harus diekspektasi (bagian 2)
Beri tahu saya apa yang anda pikirkan di komentar dibawah!
Dan jangan lupa berbagi di media sosial favorit anda
Terima kasih telah membaca! Jika anda memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan di kolom komentar.
Leave a Reply